Kegiatan -1- MGMP IPS SMP Kab. Batang

Pembukaan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Oleh Kepala Bidang.

Kegiatan -2- MGMP IPS SMP Kab. Batang

Pertemuan Rutin Anggota Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, persiapan-persiapan telah dilakukan

Kegiatan -3- MGMP IPS SMP Kab. Batang

Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas MGMP IPS SMP Kab. Batang dengan UNNES

Kegiatan -4- MGMP IPS SMP Kab. Batang

Ketua MGMP Ilmu Pengetahuan Sosial sedang Memimpin Jalannya Kegiatan yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kandeman

Kegiatan -5- MGMP IPS SMP Kab. Batang

Musyawarah Guru Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Berjalan SMP Kabupaten Batang dalam rangka Bedah Kisi-kisi Uji Kompetensi Guru (UKG)

Jumat, 13 November 2015

Koleksi Soal IPS

Kumpulan Soal-soal MGMP IPS SMP Kab. Batang


NO
JENIS SOAL
Tahun Ajaran
Silahkan Download Soal
1
UAS (KTSP)
2014-2015
2015-2016
2016-2017
2017-2018
2018-2019
2019-2020


  2 PTS Ganjil
2021-2022
2022-2023


   3 PAS (K13)
SAS (Kumer)
2014-2015
2015-2016
2016-2017
2017-2018
2018-2019
2019-2020
2021-2022
2022-2023




4 UKK (KTSP)
2014-2015
2015-2016
2016-2017
2017-2018
2018-2019


    5 PTS Genap
2021-2022


6
PAT (K13)
2014-2015
2015-2016
2016-2017
2017-2018
2018-2019
2019-2020
2020-2021
2021-2022


    7 US-USBN K06
2016-2017
2017-2018
2018-2019
2019-2020


8 TRYOUT US 2021-2022 Download
9 US/USBN K13
2016-2017
 2017-2018
2018-2019
2019-2020
2020-2021
2020-2021
2021-2022




    




Semoga bermanfaat.

Melihat Nilai Hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) Tahun 2015

Nilai hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015 secara online dapat langsung dilihat oleh guru. Setelah menyelesaikan ujian melalui sistem Computer Based Test (CBT) tersebut, nilai hasil UKG yang diperoleh guru akan ditampilkan. Guru dapat melihat nilai hasil UKG 2015 berupa hasil kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.

Dalam UKG tahun 2015 guru akan mengerjakan 60 hingga 100 soal dengan waktu 120 menit. Jika Jumlah Soal 80, maka komposisi instrumen materi tes adalah 30% kompetensi pedagogik dan 70% kompetensi profesional atau 24 soal pedagogik dan 56 soal profesional. Setelah selesai ujian, guru dapat melihat berapa soal yang dijawab benar dan berapa soal yang dijawab salah.

Kompetensi pedagogik merupakan salah satu jenis kompetensi yang mutlak harus dikuasai guru. Kompetensi ini pada dasarnya adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang merupakan kompetensi khas, yang akan membedakan guru dengan profesi lainnya dan akan menentukan tingkat keberhasilan proses dan hasil pembelajaran.

Sedangkan kompetensi profesional adalah bidang studi yang diujikan sesuai dengan bidang studi sertifikasi sedangkan bagi guru yang belum sertifikasi disesuaikan dengan kualifikasi akademik guru. Sesuai dengan kisi-kisi materi UKG 2015 yang dirilis Kemendikbud ada tiga mapel UKG bagi guru SD, yaitu guru kelas rendah, guru kelas tinggi, dan guru Penjaskes.

UKG berlangsung pada 9-27 November 2015 dengan diikuti sekitar 2.949.110 guru, baik PNS maupun guru non PNS. Guru yang nilainya di bawah standar kompetensi akan mengikuti pelatihan. Sementara, guru yang nilainya di atas standar atau yang mencapai nilai sempurna akan dijadikan mentor. Tahun ini standar minimum UKG yakni 5,5.

UKG tahun 2015 digunakan untuk memperoleh gambaran informasi kompetensi pedagogik dan profesional. Sementara alat ukur untuk kemampuan sosial dan pribadi guru akan menggunakan penilaian kinerja guru. Ke depan UKG akan digelar setiap tahun, pemerintah menargetkan pada 2019, nilai standar UKG mencapai 8.
[ SekolahDasar.Net | Senin, 09 November 2015 ]

Kemendikbud Siapkan Mekanisme Penilaian Kinerja Guru yang Komprehensif

Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini sedang mematangkan mekanisme penilaian kinerja guru (PKG) yang komprehensif. PKG merupakan tindak lanjut dari uji kompetensi guru (UKG) dalam rangka menghasilkan potret kompetensi guru. "Nantinya, nilai UKG akan digabungkan dengan PKG, skor akhir kedua tes ini akan menjadi potret utuh kompetensi yang dimiliki seorang guru," kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata di Jakarta, Rabu (11/11) kemarin.
Sumarna Surapranata menjelaskan PKG akan dilaksanakan tahun depan. Skema ini menilai guru secara lebih menyeluruh, baik secara pengetahuan maupun kemampuan. "Karena orang yang jago dalam matematika belum tentu bisa mengajar matematika, yang mahir berbahasa Inggris belum tentu jago ngajar Bahasa Inggris," ujar pria yang akrab dipanggil Pranata tersebut.
Ada empat komponen penilai dalam PKG, lanjut Pranata, yaitu pengawas, kepala sekolah, siswa, komite sekolah. "Untuk guru sekolah menengah kejuruan (SMK), ada penilaian dari dunia usaha dan industri," kata Pranata.
Dalam PKG, penilaian dari siswa termasuk komponen yang penting. "Kenapa siswa? Siswa itu bisa tahu bila selama satu semester gurunya hanya ngasih soal atau hanya mencatat padahal bukunya sudah ada. Siswa bisa menilai itu," ujarnya. Siswa yang setiap hari berinteraksi dengan gurunya tentu bisa objektif memberikan penilaian.
Tujuan yang diharapkan dari UKG dan PKG adalah guru-guru Indonesia menjadi insan yang mau terus belajar. Untuk mendukung pembelajaran guru tersebut, Ditjen GTK tengah menyiapkan modul-modul yang akan diunggah ke laman Internet. "Yang dikejar adalah guru sebagai pembelajar, kalau gurunya mau belajar maka para siswa pun lebih mau lagi belajar," pungkasnya. (Nur Widiyanto)

Peningkatan Kompetensi Guru Libatkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran dan Perguruan Tinggi

Jakarta, Kemendikbud --- Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus melakukan upaya peningkatan kompetensi guru. Tahun ini, upaya tersebut diawali dengan melakukan pemetaan melalui uji kompetensi guru (UKG). Sejalan dengan itu, beberapa pemerintah daerah juga memiliki program khusus dalam peningkatan kualitas guru, salah satunya Pemerintah Kota Surabaya melalui Program Pemetaan dan Penguatan Kompetensi Guru (P2KG).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan, mengatakan setelah dilakukan pemetaan terhadap kompetensi guru melalui Program Pemetaan dan Penguatan Kompetensi Guru (P2KG), tahap selanjutnya adalah pendampingan. Dalam tahap pendampingan ini, Dinas Pendidikan Kota Surabaya melibatkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan perguruan tinggi, yaitu Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
“Jadi ketika pertemuan MGMP, kita sudah punya temanya. Misalnya pertemuan minggu ini untuk guru-guru matematika yang khusus memiliki masalah atau kekurangan dalam materi tentang integral. Nanti ada pelatih dan pembina yang akan membantu membahas masalah integral. Lalu pertemuan berikutnya misalnya mengenai materi eksponen,” kata Ikhsan usai meninjau pelaksanaan uji kompetensi guru di SMPN 3 Surabaya, beberapa waktu lalu.
Setelah guru-guru memiliki pemahaman yang lebih kuat tentang suatu materi, tahap selanjutnya adalah tahap diskusi dengan perguruan tinggi, yaitu Unesa. Unesa akan mengirimkan dosen-dosennya untuk mendampingi guru-guru yang telah melewati tahap pemetaan dan pendalaman materi di forum MGMP.
“Diharapkan dengan pola yang kita pakai itu bisa mendukung UKG. Kami sudah punya pola pendampingan guru-guru seperti tadi. Nanti gurunya lebih menguasai pelajaran atau materinya, mengajar anak lebih baik, anaknya juga labih menguasai, dan prestasi anak meningkat. Itu manfaat untuk anak. Kalau guru kan manfaatnya bisa menjalani UKG dengan baik, program sertifikasi lancar, dan tunjangan profesi guru juga lancar,” tutur Ikhsan.
Dalam pelatihan, guru-guru juga akan mendapatkan materi tambahan mengenai kurikulum antinarkotika, UU perlindungan anak, lingkungan , wawasan kebangsaan, nasionalisme, juga mengenai karya tulis ilmiah. Ikhsan mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Surabaya menyiapkan pelatihan untuk 35 jam. Beberapa hal yang terdapat dalam pelatihan itu juga bisa menambah angka kredit guru, seperti penulisan karya ilmiah senilai 3 poin, pembuatan makalah senilai 2 poin, penerbitan jurnal di jurnal nasional senilai 3 poin, dan pelatihan 35 jam itu sendiri yang senilai 1 poin.
“Jadi guru punya tabungan 9 angka kredit untuk mengurus kenaikan pangkat. Ini program dinas pendidikan yang saya lihat nyambung dengan program UKG dari Kemendikbud,” ujar Ikhsan. (Desliana Maulipaksi)

Dokumen Kegiatan MGMP IPS SMP Kab Batang

 










Sabtu, 31 Oktober 2015

Formulir Biodata Guru IPS SMP Kab Batang

Rabu, 14 Oktober 2015

Kisi kisi Uji Kompetensi Guru (UKG) 2015

Dalam rangka menyambut dan mempersiapkan diri bapak/ibu guru untuk mengikuti Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015 ini, berikut kami sampaikan Kisi-kisi UKG 2015 resmi dari link Kemendikbud. Mohon maaf, kami hanya memberikan link khusus SMP. Silahkan ambil file dibawah ini :
- Mata Pelajaran IPS-SMP
- Mata Pelajaran PKn-SMP
- Mata Pelajaran Matematika-SMP
- Mata Pelajaran Penjaskes - SMP
- Mata Pelajaran  IPA - SMP
- Mata Pelajaran  Bahasa Jawa
- Mata Pelajaran  T I K
- Mata Pelajaran Seni Budaya - Rupa
Demikian semoga bermanfaat